Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator Telur Berbasis Atmega328, ESP32 dan IoT dengan Komunikasi Data SPI dan User Intervace Web Online

Proses penetasan telur merupakan salah satu tahapan penting dalam bidang peternakan yang membutuhkan pengawasan secara konsisten untuk menjaga tingkat keberhasilan penetasan. Namun, pemantauan suhu dan kelembapan yang masih dilakukan secara manual sering kali menjadi kendala karena memerlukan waktu, ketelitian, dan pengawasan yang terus-menerus. Melihat kebutuhan tersebut, Dani Saputra, siswa Jurusan Teknik Elektronika Industri (TEI) SMK Negeri 1 Nglegok, mengembangkan Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator Telur Berbasis ATmega328, ESP32, dan IoT dengan Komunikasi Data SPI serta Web Interface Online. Proyek ini diharapkan dapat membantu peternak, pelaku usaha pembibitan unggas, maupun lembaga pendidikan dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan inkubator serta meminimalkan risiko kegagalan selama proses penetasan.

Pengembangan sistem ini juga menjadi salah satu bentuk penerapan kemajuan teknologi di era digital, khususnya dalam pemanfaatan Internet of Things (IoT) dan sistem otomasi. Saat ini, berbagai sektor mulai memanfaatkan teknologi untuk menghadirkan proses kerja yang lebih cepat, akurat, dan mudah diakses. Melalui integrasi perangkat keras, komunikasi data, dan jaringan internet, proyek yang dikembangkan oleh Dani Saputra ini menunjukkan bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas peternakan agar menjadi lebih modern, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan teknologi saat ini.

Dirancang sebagai sistem monitoring dan kontrol yang terintegrasi, proyek ini memanfaatkan mikrokontroler ATmega328 sebagai pengendali utama dan ESP32 sebagai media komunikasi berbasis internet. Keduanya dihubungkan menggunakan komunikasi data Serial Peripheral Interface (SPI) untuk memastikan pertukaran data berlangsung secara cepat dan stabil. Melalui web interface online, pengguna dapat memantau kondisi inkubator secara real-time serta melakukan pengendalian terhadap sistem tanpa harus berada di lokasi secara langsung. Dengan hadirnya sistem ini, Dani Saputra sebagai siswa TEI SMK Negeri 1 Nglegok berhasil menunjukkan bahwa kompetensi di bidang elektronika industri dapat diterapkan untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di era digital.


Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator Telur Berbasis Atmega328, ESP32 dan IoT dengan Komunikasi Data SPI dan User Intervace Web  Online

Gambar 1.1. Device Dalam Box

Manfaat Projek

1. Pemantauan Jarak JauhMemungkinkan pengguna memantau kondisi inkubator secara real-time melalui web interface tanpa harus berada di dekat alat.

2. Solusi yang Terjangkau: Menggunakan mikrokontroler ATmega328 dan ESP32 yang memiliki biaya relatif rendah namun mampu mendukung sistem monitoring dan kontrol berbasis IoT.

3. Aksesibilitas DataData suhu, kelembapan, dan status sistem dapat diakses secara online kapan saja dan di mana saja selama terhubung dengan internet.

4. Potensi Pengembangan Berkelanjutan: Sistem dapat dikembangkan lebih lanjut dengan penambahan fitur notifikasi otomatis, penyimpanan riwayat data, analisis data, serta integrasi dengan sistem smart farming dan teknologi IoT lainnya.

Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator Telur Berbasis Atmega328, ESP32 dan IoT dengan Komunikasi Data SPI dan User Intervace Web  Online

Gambar 1.2. Uji Coba Alat

Spesifikasi

1. ATMEGA 328P-AU SMD

ATmega328P-AU SMD merupakan mikrokontroler berbasis AVR 8-bit yang digunakan sebagai pengendali utama dalam sistem monitoring dan kontrol inkubator telur. Dengan bentuk kemasan SMD yang lebih ringkas, mikrokontroler ini memudahkan proses perancangan PCB serta memungkinkan integrasi dua mikrokontroler dalam satu papan rangkaian. Didukung berbagai fitur seperti ADC, PWM, serta komunikasi UART, SPI, dan I2C, ATmega328P-AU mampu menjalankan berbagai fungsi penting dalam sistem, mulai dari membaca data suhu dan kelembapan, mengendalikan perangkat output sesuai kondisi yang terdeteksi, menampilkan informasi pada LCD, hingga mengirimkan data hasil pembacaan sensor ke ESP32 untuk proses monitoring berbasis IoT.


Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator Telur Berbasis Atmega328, ESP32 dan IoT dengan Komunikasi Data SPI dan User Intervace Web  Online
Gambar 1.3. ATmega sebagai transmitter

2. ESP32 WROOM 32 CHIP

ESP32-WROOM-32 merupakan mikrokontroler berbasis 32-bit yang di

kembangkan oleh Espressif Systems dan sudah memiliki fitur WiFi dan Bluetooth yang

sudah terintegrasi dalam satu ship. Pada projec ini, mikrokontroler esp32 tidak

menggunakan modul, tetapi chip yang di-embed sendiri, sehingga lebih ringkas dan

efisien sesuai kebutuhan sistemnya. ESP-32 juga memiliki kemampuan pemrosesan data

yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Atmega328 yang hanya berbasis AVR-8 bit,

chip ini juga mendukung berbagai protokol komunikasi data seperti UART, SPI, I2C, dan

lain sebagainya.


Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator Telur Berbasis Atmega328, ESP32 dan IoT dengan Komunikasi Data SPI dan User Intervace Web  Online


Gambar 1.4. ESP32 sebagai Receiver



3. MAX31865+PT100 3 Wire

Sensor PT100 3-wire digunakan sebagai sensor suhu utama pada sistem inkubator telur karena memiliki tingkat akurasi dan kestabilan yang tinggi. Sensor ini bekerja berdasarkan perubahan nilai resistansi yang berbanding lurus dengan perubahan suhu, sehingga mampu menghasilkan pembacaan yang lebih presisi. Konfigurasi 3-wire dipilih untuk mengurangi kesalahan pengukuran akibat hambatan pada kabel, terutama pada penggunaan jangka panjang. Agar data dari PT100 dapat dibaca oleh mikrokontroler, digunakan modul MAX31865 yang berfungsi mengubah perubahan resistansi sensor menjadi data digital melalui komunikasi SPI. Kombinasi PT100 dan MAX31865 menghasilkan sistem pembacaan suhu yang akurat, stabil, dan andal, sehingga sangat sesuai untuk menjaga kondisi suhu inkubator telur tetap optimal selama proses penetasan berlangsung.

Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator Telur Berbasis Atmega328, ESP32 dan IoT dengan Komunikasi Data SPI dan User Intervace Web  Online
Gambar 1.5. Device MAX31865
Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator Telur Berbasis Atmega328, ESP32 dan IoT dengan Komunikasi Data SPI dan User Intervace Web  Online
Gambar 1.6. Kabel Sensor PT100 3 Wire

4. Module DHT22

DHT22 adalah sensor digital yang digunakan untuk mengukur suhu dan kelembapan udara. Sensor ini banyak digunakan pada proyek monitoring lingkungan karena memiliki akurasi yang cukup baik, harga yang terjangkau, dan mudah dihubungkan dengan mikrokontroler seperti ATmega328, ESP32, maupun Arduino.

Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator Telur Berbasis Atmega328, ESP32 dan IoT dengan Komunikasi Data SPI dan User Intervace Web  Online
Gambar 1.7. Module DHT22

5. LCD I2C 16x2

Dengan LCD
ini, data suhu dan kelembapan bisa di pantau secara langsung di lokasi, selain itu sistem
monitoring lokal ini memiliki banyak kelebihan, seperti murah, mudah di cari, informatif,
dan juga bisa bekerja tanpa bantuan internet.

Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator Telur Berbasis Atmega328, ESP32 dan IoT dengan Komunikasi Data SPI dan User Intervace Web  Online
Gambar 1.8. Tampilan LCD 16x2 dan juga Modul I2C


Blok Diagram Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator 

1. Transmiter 

Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator Telur Berbasis Atmega328, ESP32 dan IoT dengan Komunikasi Data SPI dan User Intervace Web  Online

Gambar 1.9. Blok Diagram Transmitter

2. Receiver 

Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator Telur Berbasis Atmega328, ESP32 dan IoT dengan Komunikasi Data SPI dan User Intervace Web  Online

Gambar 1.10. Blok Diagram Receiver



Schematic Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator 

Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator Telur Berbasis Atmega328, ESP32 dan IoT dengan Komunikasi Data SPI dan User Intervace Web  Online

Gambar 1.11. Schematic


3D View PCB

Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator Telur Berbasis Atmega328, ESP32 dan IoT dengan Komunikasi Data SPI dan User Intervace Web  Online

Gambar 1.12. 3D Bagian Top


Wiring Diagram 

Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator Telur Berbasis Atmega328, ESP32 dan IoT dengan Komunikasi Data SPI dan User Intervace Web  Online
Gambar 1.13. Wiring Diagram 

User Manual Guide 

1. Menyiapkan Adaptor

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menyiapkan sumber daya untuk mengoperasikan sistem inkubator. Pada proyek ini digunakan dua adaptor, yaitu adaptor 9 Volt yang digunakan untuk mensuplai daya pada rangkaian transmitter dan adaptor 5 Volt yang digunakan untuk mensuplai daya pada rangkaian receiver. Penggunaan dua sumber tegangan yang terpisah ini bertujuan untuk memastikan masing-masing rangkaian memperoleh suplai daya yang sesuai sehingga proses komunikasi data dan pengendalian sistem dapat berjalan dengan optimal. Setelah kedua adaptor terhubung dengan konektor yang telah disediakan, sambungkan ke sumber listrik untuk menyalakan sistem dan memulai proses monitoring serta kontrol inkubator telur.


Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator Telur Berbasis Atmega328, ESP32 dan IoT dengan Komunikasi Data SPI dan User Intervace Web  Online
Gambar 1.14. Adaptor DC

2. Menghubungkan DC Connector Adaptor


Langkah selanjutnya adalah menghubungkan adaptor ke sistem inkubator. Sambungkan konektor adaptor 9 Volt pada soket yang terhubung dengan rangkaian Transmitter dan konektor adaptor 5 Volt pada soket yang terhubung dengan rangkaian Receiver. Pastikan kedua konektor terpasang dengan benar agar suplai daya dapat diterima oleh masing-masing rangkaian secara optimal. 


Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator Telur Berbasis Atmega328, ESP32 dan IoT dengan Komunikasi Data SPI dan User Intervace Web  Online
Gambar 1.15. Menghubungkan DC Connector Adaptor


Setelah seluruh koneksi terpasang dengan baik, sistem siap dioperasikan untuk melakukan proses monitoring dan kontrol inkubator telur berbasis IoT.

User Manual Guide Webside Monitoring

1. Akses URL Web

Buka browser pada komputer atau smartphone, kemudian akses https://simonitel.my.id/. Selanjutnya, lakukan login menggunakan akun yang telah tersedia untuk masuk ke halaman dashboard. Pada dashboard, pengguna dapat memantau data suhu, kelembapan, dan kondisi inkubator secara real-time melalui web interface online.



Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator Telur Berbasis Atmega328, ESP32 dan IoT dengan Komunikasi Data SPI dan User Intervace Web  Online

Gambar 1.16. Url Web Dasbord


2. Tanpilan Dasboard Web


Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator Telur Berbasis Atmega328, ESP32 dan IoT dengan Komunikasi Data SPI dan User Intervace Web  Online

Gambar 1.17. Tampilan Grafik Web

3. Tampilan Nilai Rata-Rata Harian

Sistem Monitoring dan Kontrol Inkubator Telur Berbasis Atmega328, ESP32 dan IoT dengan Komunikasi Data SPI dan User Intervace Web  Online

Gambar 1.18. User Interface Bagian Rata Rata Harian


Posting Komentar