Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real-Time Berbasis ESP32 Menggunakan Komunikasi Data Modbus dan User Interface Web Lokal

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) telah membawa berbagai inovasi di berbagai bidang, termasuk pertanian modern. Salah satu penerapannya adalah Sistem Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Berbasis ESP32 dengan Komunikasi Data Modbus, yaitu sebuah proyek yang dirancang untuk memantau kondisi larutan nutrisi tanaman hidroponik secara real-time.

Sistem ini memanfaatkan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat pengolahan data yang dipadukan dengan sensor pH, sensor TDS (Total Dissolved Solids), serta sensor sumber air untuk memantau ketersediaan air pada tandon nutrisi. Data hasil pembacaan sensor dikirim menggunakan protokol komunikasi Modbus RTU, yang dikenal stabil dan andal, kemudian ditampilkan melalui User Interface (UI) Web Lokal sehingga pengguna dapat memantau kondisi sistem dengan mudah, cepat, dan akurat.

Proyek ini dikembangkan untuk membantu petani, pelajar, maupun penghobi hidroponik dalam melakukan pemantauan tanpa harus melakukan pengecekan secara manual. Dengan adanya sistem monitoring otomatis, perubahan nilai pH, konsentrasi nutrisi (TDS), maupun kondisi sumber air dapat diketahui lebih awal sehingga tindakan penyesuaian dapat segera dilakukan sebelum memengaruhi pertumbuhan tanaman.

Selain meningkatkan efisiensi perawatan, sistem ini juga membantu menjaga kualitas larutan nutrisi, memastikan ketersediaan air, menghemat waktu dan tenaga, serta mendukung terciptanya sistem budidaya hidroponik yang lebih produktif, akurat, dan berbasis teknologi.

Proyek Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real-Time Berbasis ESP32 Menggunakan Komunikasi Data Modbus dan User Interface Web Lokal merupakan hasil karya Alfino Zakya Ramadhan, Ervina Nova, dan Fakhri Dzaki Arrosyid, siswa Jurusan Teknik Elektronika Industri SMK Negeri 1 Nglegok. Melalui pengembangan proyek ini, ketiga pengembang menunjukkan bagaimana teknologi IoT dapat diterapkan sebagai solusi nyata dalam mendukung kemajuan pertanian modern (smart farming).

Diharapkan sistem ini tidak hanya memberikan manfaat bagi pengguna hidroponik dalam mengelola kualitas nutrisi dan ketersediaan sumber air secara lebih efektif, tetapi juga menjadi referensi dan inspirasi bagi pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat untuk terus menciptakan inovasi teknologi yang mampu menjawab kebutuhan di era digital.


Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real Time Berbasis Komunikasi Data Modbus dan Sensor pH TDS Menggunakan User Interface Web Lokal
Gambar 1.1. Alat Jadi


Fitur Utama

* Monitoring nilai pH secara real-time.
* Monitoring nilai TDS secara real-time.
* Monitoring kondisi sumber air pada tandon nutrisi.
* Komunikasi data menggunakan protokol Modbus RTU.
* Pengolahan data menggunakan mikrokontroler ESP32.
* Monitoring melalui User Interface Web Lokal.
* Tampilan data yang mudah dipahami.
* Peringatan apabila nilai pH, TDS, atau kondisi sumber air berada di luar batas yang telah ditentukan.



Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real Time Berbasis Komunikasi Data Modbus dan Sensor pH TDS Menggunakan User Interface Web Lokal


Gambar 1.2. Uji Coba Sistem

Spesifikasi Sistem

 1. Modul Modbus RS485 to TTL

Sistem menggunakan Modul Modbus RS485 to TTL sebagai media komunikasi antara perangkat transmitter dan receiver. Modul ini mendukung protokol Modbus RTU sehingga proses pertukaran data berlangsung secara stabil, cepat, dan andal.

Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real Time Berbasis Komunikasi Data Modbus dan Sensor pH TDS Menggunakan User Interface Web Lokal

Gambar 1.3. Module Modbus RS485 to TTL

2. Sensor pH

Sensor pH digunakan untuk mengukur tingkat keasaman atau kebasaan larutan nutrisi hidroponik dengan rentang pengukuran pH 0–14. Sensor ini memiliki tingkat akurasi yang baik sehingga cocok digunakan untuk kebutuhan monitoring kualitas nutrisi tanaman.



Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real Time Berbasis Komunikasi Data Modbus dan Sensor pH TDS Menggunakan User Interface Web Lokal
Gambar 1.4.. Sensor pH



3. Sensor TDS

Sensor TDS (Total Dissolved Solids) digunakan untuk mengukur konsentrasi nutrisi terlarut di dalam air dalam satuan ppm (parts per million). Data yang diperoleh digunakan sebagai indikator kualitas larutan nutrisi bagi tanaman hidroponik.

Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real Time Berbasis Komunikasi Data Modbus dan Sensor pH TDS Menggunakan User Interface Web Lokal

Gambar 1.5. Sensor TDS


4. Mikrokontroler ESP32

ESP32 berfungsi sebagai pengendali utama sistem yang bertugas membaca data dari sensor pH, sensor TDS, dan sensor sumber air, kemudian mengolah serta mengirimkan data melalui komunikasi Modbus untuk ditampilkan pada User Interface Web Lokal.

Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real Time Berbasis Komunikasi Data Modbus dan Sensor pH TDS Menggunakan User Interface Web Lokal
Gambar 1.6. ESP32-WROOM

Perangkat Sistem

1. Perangkat Transmitter

Perangkat transmitter bertugas membaca seluruh data sensor kemudian mengirimkannya melalui komunikasi Modbus menuju perangkat receiver.


Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real Time Berbasis Komunikasi Data Modbus dan Sensor pH TDS Menggunakan User Interface Web Lokal

Gambar 1.7. Device Transmitter



2. Perangkat Receiver

Perangkat receiver menerima data dari transmitter dan menampilkannya pada User Interface Web Lokal sehingga kondisi sistem dapat dipantau secara real-time.


Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real Time Berbasis Komunikasi Data Modbus dan Sensor pH TDS Menggunakan User Interface Web Lokal

Gambar 1.8. Device Receiver



Block Diagram

 1. Block Diagram Transmitter

Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real Time Berbasis Komunikasi Data Modbus dan Sensor pH TDS Menggunakan User Interface Web Lokal

Gambar 1.9. Block Diagram Transmitter



 2. Block Diagram Receiver

Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real Time Berbasis Komunikasi Data Modbus dan Sensor pH TDS Menggunakan User Interface Web Lokal
Gambar 1.10. Block Diagram Receiver



Schematic

1. Schematic Transmitter

Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real Time Berbasis Komunikasi Data Modbus dan Sensor pH TDS Menggunakan User Interface Web Lokal

Gambar 1.11. Schematic Transmitter


2. Schematic Receiver


Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real Time Berbasis Komunikasi Data Modbus dan Sensor pH TDS Menggunakan User Interface Web Lokal

Gambar 1.12. Schematic Receiver


Tampilan 3D PCB

1. PCB Transmitter

Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real Time Berbasis Komunikasi Data Modbus dan Sensor pH TDS Menggunakan User Interface Web Lokal

Gambar 1.13. 3D Transmitter

2. PCB Receiver

Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real Time Berbasis Komunikasi Data Modbus dan Sensor pH TDS Menggunakan User Interface Web Lokal

Gambar 1.14. 3D Receiver




Wiring Diagram

Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real Time Berbasis Komunikasi Data Modbus dan Sensor pH TDS Menggunakan User Interface Web Lokal
Gambar 1.15. Wiring Diagram

User Manual Guide

1. Persiapan Catu Daya

Siapkan adaptor 5 VDC untuk perangkat receiver dan Power Supply 12 VDC untuk perangkat transmitter. Pastikan kedua sumber daya telah terhubung dengan benar sebelum sistem dinyalakan


Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real Time Berbasis Komunikasi Data Modbus dan Sensor pH TDS Menggunakan User Interface Web Lokal
Gambar 1.16. Adaptor 5 V

Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real Time Berbasis Komunikasi Data Modbus dan Sensor pH TDS Menggunakan User Interface Web Lokal
Gambar 1.17. Power Supply 12V



2. Menghubungkan DC Connector Adaptor

Hubungkan adaptor 5 V ke soket DC pada perangkat receiver, kemudian hubungkan Power Supply 12 V ke terminal catu daya pada perangkat transmitter. Pastikan seluruh koneksi telah terpasang dengan benar agar sistem dapat bekerja secara optimal.


Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real Time Berbasis Komunikasi Data Modbus dan Sensor pH TDS Menggunakan User Interface Web Lokal

Gambar 1.18. DC Connect to Receiver



Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real Time Berbasis Komunikasi Data Modbus dan Sensor pH TDS Menggunakan User Interface Web Lokal

Gambar 1.19. DC Connect to Transmitter


Setelah seluruh koneksi selesai dipasang, hubungkan adaptor dan power supply ke sumber listrik. Sistem akan menyala secara otomatis dan siap digunakan.


User Manual Guide Website

1. Akses URL Web

Buka browser pada komputer atau smartphone, kemudian akses https://sumberairsudekat.my.id . Selanjutnya, lakukan login menggunakan akun yang telah tersedia untuk masuk ke halaman dashboard. Pada dashboard, pengguna dapat memantau data kualitas udara secara real-time, seperti nilai suhu, kelembapan, konsentrasi gas, serta status perangkat melalui tampilan web yang mudah dipahami.


Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real Time Berbasis Komunikasi Data Modbus dan Sensor pH TDS Menggunakan User Interface Web Lokal

Gambar 1.20. URL Web

2. Tampilan Dashboard Web




Monitoring dan Kontrol Nutrisi Hidroponik Secara Real Time Berbasis Komunikasi Data Modbus dan Sensor pH TDS Menggunakan User Interface Web Lokal

Gambar 1.21. Tampilan Dasboard Web

ini ditampilkan informasi kondisi sistem secara real-time, meliputi:

* Nilai pH larutaSetelah berhasil login, pengguna akan diarahkan ke halaman dashboard. Pada halaman n nutrisi.
* Nilai TDS (Total Dissolved Solids).
* Status sumber air pada tandon nutrisi.
* Status koneksi perangkat.
* Waktu pembaruan data (last update).

Melalui dashboard ini, pengguna dapat memantau kondisi nutrisi hidroponik secara cepat dan akurat sehingga tindakan koreksi dapat segera dilakukan apabila terjadi perubahan nilai yang berada di luar batas normal.

Posting Komentar