Projek "Sistem Monitoring Tekanan Kompresor di Industri Berbasis ATmega328 dan ESP32 dan IoT dengan Komunikasi Data Modbus RTU dan User Interface Web Online" merupakan sebuah solusi teknologi otomasi yang dirancang untuk menggabungkan kinerja mesin kompresor secara otomatis dan real-time. Projek inovatif ini dikembangkan oleh Ayu Putri Pratama, M. Eko Febrianto Wildan, dan Mido Andit Sarifudin dari SMK Negeri 1 Nglegok tahun ajaran 2025. Sistem ini lahir sebagai jawaban atas kelemahan pemantauan manual menggunakan "Manometer Dialog" yang tidak efisien, berisiko tinggi terhadap kecelakaan kerja, dan tidak memiliki pencatatan data otomatis. Dengan mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT) , operator dapat memadukan tekanan udara dan suhu mesin kerja dari jarak jauh melalui smartphone atau laptop.
Manfaat utama dari proyek ini:
- meningkatkan efisiensi pengawasan
- mencegah kerusakan mesin melalui deteksi dini tekanan
serta menyediakan data historis yang sangat penting untuk keperluan audit dan perawatan mesin secara berkala (preventive maintenance ). Penggunaan protokol Modbus RTU juga memastikan transmisi data tetap stabil dan tahan terhadap gangguan ( noise ) di lingkungan industri yang ekstrem.
![]() |
| Gambar 1.1. Alat Jadi |
Spesifikasi Komponen Utama
Mikrokontroler ATmega328
Komponen ini bertindak sebagai pusat pengontrol lokal atau unit transmitter yang bertugas mengolah data dari sensor secara langsung. ATmega328 memiliki 23 pin I/O yang dapat diprogram dan fitur ADC 10-bit yang digunakan untuk membaca sinyal analog dari sensor tekanan dengan sangat presisi.
| Gambar 1.2 ATmega32 |
Mikrokontroler ESP32-WROOM
ESP32 berfungsi sebagai otak utama pada unit receiver sekaligus jembatan komunikasi nirkabel menuju server internet hingga 240MHz dan sudah terintegrasi dengan modul Wi-Fi serta Bluetooth, menjadikannya komponen ideal untuk mengirimkan data hasil pengukuran ke database cloud secara terus-menerus.
| Gambar 1.3. CHIP-ESP32-WROOM |
Sensor Tekanan MPX5700AP
Sensor MPX5700AP merupakan tipe sensor absolut yang sangat sensitif dalam mengukur tekanan udara pada rentang 0–700 kPa (0-7 bar) Sensor ini bekerja dengan mengubah tekanan fisik yang diterima menjadi sinyal tegangan analog yang stabil, memudahkan mikrokontroler untuk melakukan pemantauan kondisi kompresor secara real-time.
| Gambar 1.4. Sensor Tekanan MPX5700AP |
Sensor Suhu DS18B20
Untuk memadukan suhu kerja mesin, digunakan sensor DS18B20 yang memiliki tingkat akurasi tinggi sebesar ±0,5°C pada rentang -55°C hingga +125°C. Sensor ini menggunakan protokol komunikasi One-Wire , sehingga hanya memerlukan satu jalur data digital untuk mengirimkan informasi suhu tanpa memerlukan rangkaian konversi tambahan.
| Gambar 1.5. Sensor Suhu DS18B20 |
Modul RS485 ke TTL
Modul ini sangat krusial dalam lingkungan industri karena berperan sebagai konverter sinyal yang mendukung protokol Modbus RTU. RS485 dipilih karena kemampuannya mengirimkan data pada jarak jauh hingga 1200 meter serta memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap gangguan elektromagnetik ( kekebalan kebisingan ) di area pabrik.
| Gambar 1.6. Modul RS48 ke TTL |
Modul Step Down LM2596
Modul Step Down LM2596 berfungsi untuk menurunkan tegangan DC dari catu daya utama industri menjadi tegangan stabil yang dibutuhkan oleh mikrokontroler dan sensor. Menggunakan metode switching regulator , modul ini memiliki efisiensi tinggi hingga 92% dan dilengkapi potensiometer untuk mengukur tegangan output secara presisi.
| Gambar 1.7. Step Down LM2596 |
LCD 16x2 I2C
Layar LCD 16x2 I2C ini berfungsi sebagai media informasi lokal di lokasi mesin yang menyajikan nilai tekanan dan suhu secara langsung. antarmuka I2C memungkinkan pertukaran data hanya melalui dua jalur kabel (SDA dan SCL), sehingga menghemat penggunaan pin pada mikrokontroler dan mempermudah proses instalasi.
| Gambar 1.8. LCD 16x2 12C |
Block Diagram
| Gambar 1.9. Block Diagram |
Schmatic
| Gambar 1.10. Schematic |
3D view PCB
| Gambar 1.11. 3D PCB Transmitter |
| Gambar 1.12. 3D PCB Receiver |
Cara Kerja Sistem
Sistem monitoring ini bekerja secara siklus yang berkelanjutan dimulai dari unit transmitter yang dipasang pada mesin kompresor. Sensor MPX5700AP dan DS18B20 melakukan pembacaan data tekanan serta suhu secara berkala, kemudian data tersebut diproses oleh mikrokontroler ATmega328 untuk ditampilkan pada LCD 16x2 sebagai pemantauan lokal. Setelah itu, data dikirim melalui komunikasi Modbus RTU menggunakan modul RS485 ke TTL menuju unit penerima.
Di sisi penerima (Riceiver), mikrokontroler ESP32-WROOM menerima data tersebut dan meneruskannya ke server melalui koneksi Wi-Fi. Server akan menerima data dan menyimpannya secara otomatis ke dalam database MySQL. Tahap akhir adalah visualisasi data, di mana seluruh informasi yang tersimpan ditampilkan pada antarmuka situs web secara dinamis, memungkinkan pengguna untuk menggabungkan kondisi kompresor kapan saja dan dari mana saja secara berkelanjutan.
Fungsi Pemantauan Situs Web
Website Monitoring Tekanan Kompresor berfungsi sebagai pusat kendali dan antarmuka pengguna digital yang dapat diakses melalui alamat web https://compraspressmodbus.my.id
![]() |
| Gambar 1.13. URL Web |
Melalui website ini, pengguna dapat memantau grafik tekanan udara secara real-time , melihat status suhu operasional, hingga meninjau riwayat data historis hasil pengukuran yang tersimpan di server. Dashboard ini dirancang secara responsif agar dapat diakses dengan mudah melalui komputer, tablet, maupun smartphone , memastikan proses pengawasan industri berjalan lancar dan efisien.
![]() |
| Gambar 1.14. Dashboard Web |



