Teaching Factory TEI SMKN 1 Nglegok Kerjakan 200 Unit OFA Pro Bersama PT Star Perkasa Technology

Teaching Factory (TeFa) Teknik Elektronika Industri (TEI) SMKN 1 Nglegok terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran berbasis industri. Melalui berbagai bentuk kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), Teaching Factory TEI berupaya memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Teaching Factory TEI SMKN 1 Nglegok Kerjakan 200 Unit OFA Pro Bersama PT Star Perkasa Technology

Salah satu bentuk implementasi nyata dari komitmen tersebut adalah kerja sama dengan PT Star Perkasa Technology, member of PPA. Perusahaan ini bergerak di bidang jasa pertambangan di Indonesia dan menjadi salah satu mitra industri yang memberikan kepercayaan kepada Teaching Factory TEI SMKN 1 Nglegok dalam pengerjaan proyek berbasis produksi.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat keterkaitan antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan industri. Melalui proyek nyata, peserta didik tidak hanya belajar teori dan praktik di laboratorium, tetapi juga terlibat langsung dalam proses kerja yang menuntut ketelitian, tanggung jawab, dan standar kualitas.



Teaching Factory TEI Dipercaya Mengerjakan 200 Unit OFA Pro

Kerja sama antara Teaching Factory TEI SMKN 1 Nglegok dan PT Star Perkasa Technology diwujudkan melalui proyek assembling sebanyak 200 unit OFA Pro. Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa Teaching Factory Teknik Elektronika Industri mampu menjalankan pekerjaan secara profesional dengan memperhatikan kualitas, ketelitian, ketepatan waktu, dan standar kerja yang ditetapkan oleh mitra industri.

Proyek ini tidak hanya menjadi bentuk kerja sama produktif antara sekolah dan industri, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang sangat berharga bagi peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan pengalaman langsung dalam mengerjakan pekerjaan industri secara nyata, mulai dari proses persiapan hingga produk siap dilakukan pengujian.

Dengan adanya proyek assembling OFA Pro, pembelajaran di Teaching Factory menjadi lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Peserta didik dapat memahami bahwa setiap proses produksi membutuhkan perencanaan yang baik, keterampilan teknis, komunikasi tim, serta kedisiplinan dalam mengikuti prosedur kerja.

Teaching Factory TEI SMKN 1 Nglegok Kerjakan 200 Unit OFA Pro Bersama PT Star Perkasa Technology

Proses Assembling dan Quality Control Sesuai Standar Industri

Dalam proses pengerjaan proyek ini, peserta didik bersama tim Teaching Factory terlibat dalam berbagai tahapan pekerjaan. Kegiatan dimulai dari persiapan alat dan bahan, penyolderan komponen elektronik, pemasangan modul, perakitan perangkat, hingga proses pengujian fungsi atau testing.

Setelah proses assembling selesai, setiap unit OFA Pro melalui tahap pemeriksaan kualitas atau quality control. Tahap ini dilakukan untuk memastikan bahwa produk yang dikerjakan telah memenuhi standar sebelum diserahkan kepada PT Star Perkasa Technology.

Seluruh proses pengerjaan dilakukan berdasarkan prosedur kerja yang telah ditentukan. Peserta didik dibimbing untuk bekerja dengan teliti, rapi, dan bertanggung jawab agar setiap unit produk memiliki kualitas yang baik dan dapat berfungsi secara optimal.

Teaching Factory TEI SMKN 1 Nglegok Kerjakan 200 Unit OFA Pro Bersama PT Star Perkasa Technology

Peserta Didik Belajar Langsung dari Proyek Industri

Keterlibatan peserta didik dalam proyek assembling ini memberikan pengalaman praktik yang sangat penting. Mereka tidak hanya belajar bagaimana memasang komponen atau merakit perangkat, tetapi juga memahami budaya kerja industri yang sesungguhnya.

Setiap pekerjaan harus diselesaikan dengan teliti, tepat waktu, dan mengikuti standar operasional yang berlaku. Melalui pengalaman tersebut, siswa belajar bahwa kualitas sebuah produk tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap detail pekerjaan.

Selama proses pengerjaan, guru pembimbing Teaching Factory turut mendampingi peserta didik dalam setiap tahapan. Pendampingan ini bertujuan memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur, sekaligus memberikan pembelajaran langsung mengenai teknik perakitan, identifikasi komponen, metode pengujian, hingga penyelesaian kendala yang mungkin muncul selama proses produksi.

Dengan pendampingan tersebut, peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih mendalam dibandingkan pembelajaran praktik di laboratorium pada umumnya. Mereka belajar menghadapi situasi kerja nyata, memahami target produksi, serta menjaga kualitas hasil pekerjaan sesuai standar industri.

Melatih Problem Solving dan Karakter Kerja Profesional

Proyek assembling 200 unit OFA Pro juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan menyelesaikan masalah atau problem solving. Dalam proses produksi, setiap komponen harus dipasang dengan tepat agar perangkat dapat berfungsi secara optimal.

Ketika ditemukan kendala, peserta didik dibimbing untuk menganalisis penyebabnya, melakukan pemeriksaan ulang, serta menentukan solusi yang tepat. Proses ini menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang mampu bekerja secara mandiri maupun dalam tim.

Selain meningkatkan kompetensi teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter kerja profesional. Peserta didik dibiasakan untuk bekerja disiplin, menjaga kebersihan area kerja, mematuhi prosedur keselamatan kerja, dan bertanggung jawab terhadap setiap hasil pekerjaan.

Sikap tersebut merupakan bagian penting dari budaya kerja industri yang harus dimiliki oleh setiap lulusan SMK agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja yang sesungguhnya.

Implementasi Link and Match SMK dengan Dunia Industri

Kolaborasi bersama PT Star Perkasa Technology menjadi salah satu bentuk nyata implementasi program link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri. Melalui proyek ini, peserta didik dapat menerapkan kompetensi yang telah dipelajari di sekolah untuk menyelesaikan pekerjaan nyata dengan standar kualitas industri.

Pembelajaran seperti ini memberikan nilai tambah karena siswa tidak hanya belajar melalui simulasi, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam memenuhi target pekerjaan yang benar-benar diterapkan di dunia kerja.

Bagi Teaching Factory Teknik Elektronika Industri SMKN 1 Nglegok, kerja sama ini menjadi bukti bahwa sekolah mampu menjadi mitra produktif bagi industri. Sementara bagi peserta didik, kegiatan ini menjadi bekal penting untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja, melanjutkan pendidikan, maupun mengembangkan karier di bidang teknologi dan elektronika industri.

Teaching Factory TEI Terus Perkuat Kolaborasi dengan Industri

Keberhasilan penyelesaian proyek assembling 200 unit OFA Pro menjadi salah satu pencapaian penting bagi Teaching Factory TEI SMKN 1 Nglegok dalam membangun kepercayaan mitra industri. Seluruh unit yang dikerjakan telah melalui proses perakitan, pengujian, dan pemeriksaan kualitas sebelum dinyatakan siap untuk diserahkan kepada PT Star Perkasa Technology.

Hal ini menunjukkan bahwa Teaching Factory mampu menjaga kualitas pekerjaan sesuai standar yang diharapkan oleh mitra industri. Lebih dari sekadar menyelesaikan proyek, kerja sama ini menjadi sarana bagi peserta didik untuk memahami bagaimana dunia industri bekerja.

Mereka belajar mengenai pentingnya komunikasi dalam tim, pembagian tugas, pengelolaan waktu, ketelitian, hingga tanggung jawab terhadap kualitas hasil pekerjaan. Pengalaman tersebut akan menjadi bekal berharga ketika memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Ke depan, Teaching Factory Teknik Elektronika Industri SMKN 1 Nglegok akan terus berkomitmen memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra dunia usaha dan dunia industri. Melalui kerja sama yang berkelanjutan, sekolah berharap semakin banyak proyek nyata yang dapat dikerjakan oleh peserta didik sehingga proses pembelajaran menjadi lebih relevan, aplikatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi.

Dengan semangat inovasi, profesionalisme, dan kolaborasi, Teaching Factory TEI SMKN 1 Nglegok terus berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis yang unggul, tetapi juga karakter kerja yang disiplin, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia industri.


 

Melalui pengalaman mengerjakan proyek nyata seperti assembling 200 unit OFA Pro, peserta didik diharapkan mampu mengembangkan keterampilan, meningkatkan kepercayaan diri, serta menjadi sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing tinggi di masa depan.



Posting Komentar